Manajer yang bertugas memberi
masukan dan membantu general manajer dalam mendelegasikan kebijakan kepada
bawahan adalah sebagai berikut:
Menjadi seorang pemimpin, berarti
harus bisa mengerti apa yang dikuasai oleh semua rekan kerjanya. Jika sudah
dikuasai, maka pemimpin akan paham kekuatan dan kekurangan masing-masing staf
Anda. Dengan ini, semakin mudah untuk mendelegasikan tugas kepada staf-staf
Anda. Misalnya, Anda mempunyai suatu pekerjaan yang membutuhkan ketelitian.
Maka, pilihlah staf anda yang memiliki ketelitian yang tinggi dan jarang
melakuan kesalahan.
Belajar untuk mendelegasikan
tugas adalah kunci untuk memaksimalkan produktivitas, baik secara pribadi
maupun tim. Setiap orang pasti mampu untuk melakukan sejumlah pekerjaan dengan
baik. Namun, terkadang Anda harus cermat
dalam mengamati siapa yang pantas untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Maka dari
itu, berikut cara untuk mendelegasikan tugas ke bawahan anda.
Walaupun tugas yang akan Anda
berikan terlihat mudah bagi Anda, belum tentu hal tersebut sama mudahnya dengan
staf yang Anda perintahkan untuk mengerjakannya. Cobalah jelaskan secara
terperinci tugas-tugas yang Anda berikan, setidaknya untuk memastikan kalau staf
Anda akan mengerjakan tugasnya dengan tepat. Jangan lupa jelaskan juga secara
lisan agar staf Anda bisa bertanya langsung.
Jangan takut untuk mengajarkan
hal baru Jangan Takut untuk Mengerjakan Hal Baru apakah anda bingung saat staf
Anda tidak ada yang mempunyai kemampuan apa yang akan Anda perintahkan? Jangan
takut untuk mengajarkan staf Anda hal baru yang belum pernah staf Anda lakukan
sama sekali. Tidak sulit untuk memberitahukannya jika Anda sudah menguasainya
sebelumnya. Namun tetap dibutuhkan pengawasan ketika staf Anda tengah
mengerjakan tugas tersebut. Dampak positif dari memberikan skill baru terhadap
staf Anda yaitu bisa memberikan tugas serupa kepada orang yang sama untuk
kedepannya.
Percayakan tugas sepenuhnya,
namun tetap awasi dan tak tanggung-tanggung untuk mendelegasikan tugas Anda
sebagai atasan, percayakan seluruh bagian dari tugas tersebut agar staf yang
diberikan kepercayaan merasa dipercayai dan lebih semangat untuk
mengerjakannya. Namun, jangan lupa untuk menyesuaikan level pekerjaan yang akan
Anda delegasikan, ya! Misalnya, berikan tugas yang tidak terlalu berat untuk
staf baru agar dia melakukan adaptasi terlebih dahulu terhadap pekerjaannya.
Anda sebagai pemimpin juga tetap
harus mengawasi staf-staf anda yang sedang mengerjakan tugasnya. Hal ini
dilakukan agar pekerjaan yang dilakukan tidak keluar dari jalur pengerjaannya.
Anda juga bisa sharing dan memberikan masukan terhadap apa yang sudah mereka
kerjakan. Dengan begitu, staf-staf Anda akan merasakan secara langsung
keterlibatan Anda.Dalam mendelegasikan tugas, tidak ada metode yang pasti untuk
melakukannya. Namun poin-poin diatas setidaknya akan mempermudah Anda untuk
mendelegasikan tugas ke bawahannya. Pastinya Anda tidak mau kan kalau
mengerjakan terlalu banyak tugas? Selamat mencoba!
No comments:
Post a Comment